❮EPUB❯ ✻ Guru-guru Keluhuran: Rekaman Monumental Mimpi Anak Tiga Zaman Author St. Sularto – Horse-zine.co.uk

Guru-guru Keluhuran: Rekaman Monumental Mimpi Anak Tiga Zaman chapter 1 Guru-guru Keluhuran: Rekaman Monumental Mimpi Anak Tiga Zaman, meaning Guru-guru Keluhuran: Rekaman Monumental Mimpi Anak Tiga Zaman, genre Guru-guru Keluhuran: Rekaman Monumental Mimpi Anak Tiga Zaman, book cover Guru-guru Keluhuran: Rekaman Monumental Mimpi Anak Tiga Zaman, flies Guru-guru Keluhuran: Rekaman Monumental Mimpi Anak Tiga Zaman, Guru-guru Keluhuran: Rekaman Monumental Mimpi Anak Tiga Zaman 9e470f2dcb116 Tulisan InspiratifImpian Dan Harapan Tokoh Nasional Senior, Yang Telah Menjalani Hidup Dalam Zaman Zaman Kolonial Belanda Diselingi Inggris, Zaman Pendudukan Jepang, Dan Zaman Kemerdekaan, Terangkum Dalam Buku Ini Melalui Buku Ini Kita Dapat Belajar Sejarah Bangsa Ini Sekaligus Menyelami Kisah Orang Orang Yang Terlibat Dalam Pergolakan


15 thoughts on “Guru-guru Keluhuran: Rekaman Monumental Mimpi Anak Tiga Zaman

  1. says:

    Cerita perjalanan hidup dari 23 tokoh Indonesia yang mengalami 3 Zaman, yaitu Zaman penjajahan Belanda diselingi Inggris , zaman penjajahan Jepang dan Zaman kemerdekaan Masing masing tokoh menceritakan sendiri kisah hidupnya, tapi tidak semua bisa berkisah dengan menarik mungkin karena memang bukan penulis cerita, walaupun begitu ada juga bebarapa yang menarik untuk dibaca dan bisa memberikan masukkan yang bermanfaat buat pembacanya.Para tokoh ini dapat meraih impian mereka berkat perjuangan hidup dan keberhasilan dalam menempuh pendidikan tinggi ternyata memang pendidikan sangat perlu.rata rata dari para tokoh ini berlatar belakang mapan,mempunyai orang tua yang terpandang, hanya beberapa yang berjuang juga untuk kehidupan materinya Menarik membaca cerita pada masa penjajahan Belanda, perghinaan dari bangsa Belanda yang menyamakan Orang pribumi dengan anjing sehingga tidak diperbolehkan memasuki tempat tempat tertentu, sangat menyinggung perasaan mereka, memicu rasa marah dan pada akhirnya menimbulkan rasa kebangsaan, rasa nasionalisme mereka.Yang menarik pendapat dari Bapk Daoed Joesoef tentang pendidikan saat ini _ Alih alih membuat lembaga pelajaran untuk mewujudkan persamaan equality dan kesetaran equity , malah lembaga lembaga tersebut tanpa ragu menjadi penggemblengan kekastaan baru, yaitu gejala kefeodalan yang dulu justru mau dibasmi oleh para pencetus revolusi kemerdekaan bahasa Indonesia yang sudah menjadi bahasa modern menurut ukuran UNESCO yaitu bisa dipakai untuk membahas hal abstrak ilmu pengetahuan, filosofi kini resmi digantikan oleh bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar mata pelajaran tertentu di tingkat pendidikan menengah dengan alasan untuk kemajuan dan peningkatan daya saing Padahal lihatlah Bangsa Jepang, Korea, Cina, mereka maju karena menghayati ide ide kemajuan Zaman, mereka menguasai pengetahuan, ketrampilan dan teknikalitas yang bermutu di pasaran global.Harapan para tokoh tentulah agar anak bangsa ini tetap mempunyai impian untuk memajukan bangsa ini menjadi bangsa yang berbudaya, bisa bersaing dengan bangsa lain dengan melahirkan banyak entepreneur yang berbasis pendidikan dan tentu menjadi bangsa yang mandiri dan sejahtera.


  2. says:

    Suatu kumpulan tulisan yang menarik, meskipun saya menyayangkan beberapa kesalahan pengetikan yang masih saja lolos dari editor Padahal nama editor tersebut dipajang di halaman muka buku ini Jujur saja, bagi kalimat di sampul buku ini agak menipu Di sana tertulis 23 tulisan inspiratif , tapi sebenarnya tidak semua tulisan bisa digolongkan sebagai tulisan yang inspiratif.Ada beberapa tulisan, seperti kisah pak Ciputra dan Emil Salim, yang memang sangat luar biasa dan inspiratif sekali Tapi sayangnya ada juga beberapa tulisan yang terkesan seperti pidato yang terlalu normatif Ada juga beberapa tulisan yang terkesan menceramahi pembaca.Satu hal yang menarik bagi saya ternyata cukup banyak juga tokoh tokoh tiga jaman dalam buku ini yang berasal dari bidang Psikologi atau ilmu Pendidikan D


  3. says:

    there are still many people having beautiful thoughts and dreams for Great Indonesia in the future not only us, young people those who write in Guru Guru Keluhuran have gone through three ages in Indonesian history , when Indonesia was still occupied by Dutch and Japan, independent and reaches these days bad and good times, fight, rise, fall, learn, hope, they all have gone through it, for Indonesia despite of many things that we should develop and fix, they still believe that someday, Indonesia can be a country like our founding fathers had been dreaming of.


  4. says:

    Membaca buku ini adalah membangkitkan semangat untuk tetap berkarya semangat bahwa tempaan dalam hidup adalah pengalaman dan guru terbaik Seperti pernyataan dari IR Ciputra bahwa hidup adalah educative learning.


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *