❮Read❯ ➮ The Elf's Kingdom (Icylandar, #1) ➲ Author Dionvy – Horse-zine.co.uk


  • Paperback
  • 684 pages
  • The Elf's Kingdom (Icylandar, #1)
  • Dionvy
  • Indonesian
  • 04 January 2019

10 thoughts on “The Elf's Kingdom (Icylandar, #1)

  1. says:

    Really a nice book Ga sengaja dapet waktu jalan di gramedia Ceritanya indah Jujur waktu pertama kali dapat buku ini, aq ga nyangka ini buatan org indo Sumpah kupikir ini punya org luar Dan wew ini salah satu buku terbaik yg pernah kubaca Bangga akhirnya org indo bisa bikin buku sebagus ini.Kenapa aq suka nih buku Jujur menurutku Icylandar adalah novel ajaib Waktu baca untuk kedua kalinya, aku hanya bisa bilang kok bisa sih punya ide seperti ini Hampir semua kisah di Icylandar aku suka Mungkin yg paling keren cerita perjalanan Louie dengan Jendral Antolin Bukan berarti cerita yg lain ga keren.Satu lagi yg kukagumi adalah karakter tokoh tokohnya yg kuat Aku jadi ngerasa kenal dekat semua tokohnya Novel ini jg bisa bikin aku ketawa Apalagi cerita Kay ngajarin Cleo utk jd pria dewasa wkwkwkwIcylandar 2 cepatlah terbittttt Salam buat Jendral Antolin, Padris, Louie, Naya, Reiden, Ruben, Keysuu, Antolina, Serafin, dll..Girianendaz ivinandar


  2. says:

    Tadinya saya mau kasih 3 bintang, tapi berhubung ratingnya udah tinggi, saya kasih 2 bintang juga gak ngaruh ngaruh amat kan Hehehe.Saya agak bingung sama pelafalan judulnya Aisilandar, aisilender, icilandar, or what Sebenernya gak penting, tapi agak ganggu juga kalo pas saya mau ceritain ke temen temen saya yang lain.Ada beberapa hal yang saya suka dari buku ini tapi banyak hal yang justru saya gak suka Saya tidak mau bahas kemiripannya yang disinyalir niru niru dengan H P dan L R karena sudah dibahas panjang di fikfanindo.blogspot.comPertama, saya rasa pengarangnya harus belajar Bahasa Indonesia lagi Penggunaan kalimatnya kurang padu dan cenderung banyak kata kata mubazir Narasinya bertele tele, deskripsi bendanya sangat tidak perlu Gaya bahasanya kurang indah dan terlalu eksplisit.Editornya pun kurang cermat Ada beberapa typo dan 3 kata yang salah eja di buku ini, yaitu 1 Jaman, seharusnya zaman 2 Tehnik, seharusnya teknik 3 Dirubah, seharusnya diubah karena kata dasarnya adalah ubah dan Bahasa Indonesia tidak memiliki imbuhan dir Hanya itu yang saya ingat Sisanya mungkin masih ada, tapi saya tidak perhatikan, saya skip, atau saya lupa.Alurnya biasa aja Tidak ada yang spesial.Cenderung membosankan malah, karena saya sampai skip beberapa paragraf panjang bahkan ada 2 bab yang saya tidak baca sama sekali Ternyata, melewatkan 2 bab pun tidak masalah karena plot utama sendiri masih tetep bisa nyambung ke otak saya.Novel setebal ini harusnya bisa lebih dipadatkan lagi Bisa sampai setengahnya, malahan.Lalu, tokoh tokohnya.Satu pun tidak ada tokoh yang mengena di hati saya Tokoh yang sepertinya dibuat untuk melenakan pembaca perempuan seumuran saya Antolin, Rafael malah membuat saya jijik Saya juga kurang suka penyertaan gelar Jendral setiap kali mereka disebut Menurut saya itu sama sekali gak perlu Toh gelar itu juga gak terlalu penting karena di setiap deskripsi sudah banyak kalimat yang mengagung agungkan kehebatan mereka.Muda, hebat, masa lalu suram, tampan, de el el de el el Tokoh seperti itu rasanya pasaran sekali, apalagi kepribadian mereka juga tidak memorable.Malah ada empat Pangeran Kematian yang punya julukan Empat Penebar Pesona Maut Seriously, what the he Kok saya jadi berasa BBF dan Meteor Garden sih Apa gak bisa tokoh tokoh semacam ini terutama julukannya yang bikin saya mengernyitkan alis sambil mengumpat dalam hati dan memandang halaman 640 buku itu beberapa detik lebih lama dihilangkan saja Namun, ada satu hal yang membuat saya memberi 2 bintang, dan bukannya 1 bintang terlepas dari rasa prihatin saya kepada pengarang yang sampai membuat penerbit sendiri , yaitu adegan di halaman 643 645 kisah tentang Taliana dan Deyreudolf.Saya menyukai adegan di sana lebih dari semua adegan digabung menjadi satu Entah kenapa, sangat alami, dan saya merasakannya sampai senyum senyum Bahkan saya baca halaman itu berulang ulang saking indahnya Sayang sekali kisah cinta itu kandas karena tuntutan alurDemikian review saya.Semoga buku kedua Icylandar yang akan saya baca nanti malam atau besok pagi lebih baik dari ini walaupun feeling saya bilang buku kedua ini akan sama bertele tele karena tebalnya hampir 4 3 buku 1.With full respect and no offense,M Yosephine


  3. says:

    Sebelum saya menulis review ini, sebelumnya saya telah membaca beberapa review lain tentang Buku Icylandar karya Dionvy Saya ingin mengetahui pendapat beberapa orang yang juga telah membaca buku ini Ternyata sebagian besar orang memuji dan bangga akan kisah fiksi fantasi karya anak bangsa Saya membaca buku ini sesaat setelah saya membaca buku Nibiru dan Kestaria Atlantis karya Tasaro GK Tidak langsung berturut turut, tapi berjarak 4 buku Dan karena sama sama fikisi fantasi karya lokal, jadi mau tidak mau saya jadi membandingkan Dan memang ada banyak kesamaan antara keduanya yang membuat saya kurang begitu bersemangat membaca Icylandar pada awalnya Kesamaan kesamaan tersebut antara lain pada kedua tokoh utama Padris pada Icylandar, dan Dhaca pada Nibiru dan Kesatria Atlantis yang sama sama telah diramalkan untuk menyelamatkan keselamatan negerinya dan keduanya sama sama memiliki unsur jahat dalam dirinya yang mampu mereka tutupi karena kelembutan hati mereka Dan masih ada beberapa lagi kesamaan lainnya Namun saya tetap melanjutkan membaca karena tidak mungkin saya tidak mungkin tidak menyelesaikan buku yang tengah saya baca Dan benar saja, lama lama kelamaan yang merasa bahagia dan masuk ke dalam fantasi dunia elf yang mengagumkan dalam novel ini Saya jatuh cinta pada tokoh tokohnya Terutama Louie Meskipun Louie manja dan suka mengganggu Padris, namun hatinya sangat lembut dan penyanyang Tingkah lakunya yang jahil, apalagi saat menggangu Pastel atau Antolina sangat lucu dan selalu membuat saya tertawa terbahak bahak Yang paling membuat saya terharu adalah saat Louie mengungkapan kesedihannya pada Jendral Antolin tentang betapa payahnya dia padahal dia berasal dari keturunan yang hebat Ayahnya adalah seorang Panglima dan Ibunya adalah murid Jendral Rafael Saat diberitahu oleh Jendral Antolin bahwa sebenernya bakat diturunkan orang tua Louie kepada Louie dialihkan semua kepada Padris demi melindungi Padris dan kerajaan Elf, Louie tidak merasa kecewa Dia bahkan rela mengorbankan nyawanya jika itu untuk melindungi Padris, saudara yang sangat dicintainya Tokoh tokoh ketiga Jendral yang tegas dan berwibawa pun bisa menjadi sangat konyol ketika mereka sedang jengkel menghadapi murid muridnya Terutama perseteruan Jenderal Antolin dengan Reiden yang selalu menjahili Antolina, pegasus kesayangan Jenderal Antolin Mungkin karena ini baru buku pertama dan masih ada sekuel sekuelnya, jadi masih relatif ringan untuk dibaca Tidak sabar menunggu buku keduanya terbit Saya harap lebih seru dan menegangkan, namun tetap diselingi kelucuan kelucuan Louie, Pastel, Reiden dan Antolina.


  4. says:

    Salah satu buku terbaik yg pernah gw baca Ceritanya amazing banget Tokoh tokohnya keren abis, terutama Jendral Antolin Luv LuvGw paling suka kisah Perjalanan Louie Soalnya Jendral Antolin muncul terus heheheheTrus Festival Qinlandar nya juga keren Waktu upacara pembukaan lalu melepas ribuan merpati wooww mbayanginnya indah banget.Louie sama Reiden juga lucu Ini novel fantasi yg bikin gw ketawa ngakak ngakak soalnya lucu abis Tapi waktu Naya berusaha mencegah Padris diambil, gw sampai nangis Sedih banget.Duh ga sabar nunggu buku yg kedua Ce Dionvy, cepetan ditulis donk Kan janjinya 2011 bakal terbit Ntar kutagih lho hehehehe.


  5. says:

    buku bagus karya penulis lokal..sisi lain dari kisah fantasi yang ringan dibaca,gak langsung konflik besar dengan villain seperti seri pertama kisah2 fantasi biasanya Lucu banget baca polah louie n reiden..wkwkwkwk


  6. says:

    Sebenarnya saya punya harapan cukup tinggi untuk Icylandar Kover yang menarik mata, bab pertama yang cukup membuat saya merasa ingin mengikuti petualangan tokoh utama Juga berbagai review positif yang bertebaran di ranah maya Jadi kenapa saya akhirnya terpaksa memberikannya satu bintang Jawaban singkatnya adalah, buku ini tidak memiliki cerita Jawaban yang lebih panjang, silakan membaca sampai akhir.Seperti yang sudah saya katakan, Icylandar memulai ceritanya dengan baik Dua orang kekasih yang mencoba menyelamartkan bayi mereka dari kejaran pasukan kerajaan Adegan di bab pertama tidak banyak yang saya permasalahkan, malah semakin membuat saya merasa penasaran dengan bab selanjutnya Narasinya pun terasa enak dibaca dan tidak membuat saya tersandung sandung mengikuti penurutan penulis.Tapi mulai dari bab berikutnya, saya mulai menemukan satu hal yang juga dikeluhkan beberapa teman yang membaca buku ini Banyaknya bagian dari novel ini yang mencontek dari novel lain.Saya hanya akan mengambil dua contoh saja Yang pertama adegan ketika sang ratu membawa bayi kecil yang dijaga ketat oleh kedua kekasih di atas kepada salah seorang panglimanya untuk diangkat anak Sang Ratu membawa bayi itu dalam kereta terbang yang ditarik pegasus, melayang turun dari langit sambil membawa bayi dan menyerahkannya kepada sang panglima.Terdengar sangat mirip dengan Hagrid yang membawa Harry bayi turun dari udara naik motor terbangnya, lalu menitipkannya pada keluarga Dursley.Yang kedua adalah kemiripan cerita ini dengan Eragon Bukan, bukan soal burung gagak yang bisa bicara, melainkan soal berbagai kebutuhan hidup para elf Icylandar ini dibuat dari bulu angsa Dan cara mendapatkannya adalah dengan menunggu bulu bulu itu rontok secara alami dari angsa angsa yang terbang di Icylandar.Ini jelas jelas meniru gaun Ratu elf di Eragon buku Eldest yang terbuat dari, you guessed it, bulu angsa yang mati secara alami Hanya saja, di Eragon penggunaannya terasa lebih realistis khusus untuk Ratu elf saja Di Icylandar, bulu bulu angsa ini dipergunakan untuk berbagai perabotan Mulai dari selimut, isi bantal, pena, bahkan sampai tirai jendela Saya jadi tidak bisa membayangkan berapa banyak angsa yang botak setiap tahunnya.Masuk ke bab berikutnya, dan saya mulai menemukan satu dari dua hal yang membuat saya akhirnya menutup buku ini dengan paksa Gary Stu.Entah apakah penulis menyadarinya atau tidak, tapi kadar Gary Stu dalam buku ini melebihi apa yang bisa saya terima Tanda tanda Gary Stu ini saya dapatkan sejak saya melihat pertama kali Padris melawan Louie dalam permainan perang2an ala Icylandar Jelas sekali bahwa sang penulis melebihkan kemampuan Padris dan merendahkan kemampuan Loie agar Padris terlihat lebih hebat keren memesona dibandingkan saudaranya Padris menang mudah dan Louie begitu bodohnya ia tidak bisa belajar untuk mengimbangi saudaranya padahal mereka sudah sering bermain seperti itu.Tanda kedua adalah, sewaktu mereka akan meninggalkan ibu mereka di gazebo pinggir danau Naya, the said mother who knew that Padris wasn t her biological child, meminta Padris untuk tersenyum karena menurutnya senyum Padris sangat indah.Pada poin ini saya berseru DAFUQ Dia menganggap senyum anak orang lain sebagai senyum terindah bahkan lebih dari anak kandungnya sendiri Mungkin penulisnya harus tahu bahwa bagi setiap ibu, anaknya pasti nomor satu dalam segala hal Tidak peduli walau ada anak lain yang lebih pintar tingggi cakep Gary Stu dari anaknya sendiri, ia akan tetap menganggap anaknya sebagai yang terbaik Dan karena itu saya sama sekali tidak bisa menerima adegan dimana Naya meminta Padris tersenyum tapi membiarkan anaknya sendiri pergi tanpa senyum sama sekali.Kadar Gary Stu ini bertambah seiring dengan berjalannya cerita Walau ada teman Padris yang lebih pandai dalam satu hal, Padris tidak pernah terlihat inferior dibandingkan temannya itu Penulis selalu menemukan cara untuk membuat Padris terlihat sedikit lebih hebat atau setidaknya setara dibandingkan temannya itu Ini terlihat terutama dalam latihan pedang dengan Reiden, dimana Padris tidak pernah ragu salah dalam menentukan mana monster baik Ia bisa mengatasi semua monster dengan mudah, dan tentu saja berhasil lebih baik dari temannya yang katanya lebih baik darinya.Terlebih lagi, Padris tidak memiliki kelemahan sama sekali Bahkan Harry Potter, yang ditiru pengarang, pun memiliki kelemahan fatal dalam salah satu pelajaran And it got worse karena gurunya sama sekali tidak menyukainya, jadi peluangnya untuk bisa lebih baik dalam pelajaran itu sangat minim Padris Nah Mana mungkin anak emasnya pengarang punya kelemahan.Berikutnya adalah mengenai kelemahan besar kedua dari buku ini yang saya tunda dulu karena ada beberapa hal lain yang juga membuat saya memutuskan berhenti membaca buku ini secara prematur.Yang juga cukup mengganjal saya adalah sistem sekolah pelajaran dari para jendral Icylandar ini Sistem sekolah di sini benar benar tidak jelas Siapa yang menyelenggarakan, siapa yang bertanggungjawab, siapa yang pantas masuk dalam sekolah, bagaimana seleksinya, berapa lama mereka belajar, untuk apa mereka belajar, dll Saya katakan sangat tidak jelas karena tidak mungkin ada seseorang mau masuk sekolah semata karena iseng tidak punya pekerjaan lain.Di dunia nyata, tujuan sekolah sangat jelas Untuk menentukan pekerjaan masa depan kita akan seperti apa Karenanya, kita tidak akan menolak bersekolah dengan resiko tidak mendapatkan pekerjaan dan masa depan yang layak nantinya Jika tidak ada tujuan jelas dari didirikannya sistem sekolah ini, maka juga tidak akan ada sanksi ketika seseorang tidak mengikuti sekolah Seperti misalnya, Padris bisa menolak hukuman dari Ruben dan memilih untuk tidak mengikuti kelasnya lagi karena memang tidak ada sanksi jika tidak datang, karena tidak ada tujuan jelas kenapa sekolah ini didirikan Tidak ada keterangan pasti bahwa Padris tidak akan mendapatkan pekerjaan jika ia tidak mengikuti kelas memanah Ruben.Banyak hal dari sekolah di Icylandar ini yang sangat tidak jelas Sampai berapa lama seseorang bersekolah, misalnya Karena Naya yang sudah punya anak dan menjadi istri panglima pun masih diharuskan sekolah Bagaimana tingkatan antar kelas Apakah ada tingkat memanah lebih lanjut yang memungkinkan anak anak ini memiliki kakak kelas Apa persyaratan seseorang menjadi guru Kenapa pula harus para jenderal yang melatih anak anak ini seakan mereka tidak memiliki tugas bagi kerajaan Dan sistem guru ini pun juga tidak jelas hingga rasanya tiap guru bisa diganti kapan saja.Kemudian, para karakter Selain Padris Gary Stu dan Louie korban menjadi orang lemah agar tokoh utama bisa terlihat Gary Stu , saya tidak menemukan ciri khas dari karakter2 lain Saya tidak menemukan karakter yang benar2 pintar atau memiliki kelebihan khusus lain yang membuat mereka terasa berbeda Rasanya mereka adalah karakter yang sama dengan berganti nama.Dan karena buku ini sepertinya menggunakan setting sekolah sebagai setting utama tempat tokoh utama, maka karaktet yang akan kita temui pun semuanya berada di sekitar sekolah tidak jelas ini Dan ini berita buruk bagi saya karena dari 13 murid teman sekelas Padri dan Louie, SEMUANYA LAKI LAKI Gila, 13 murid laki laki semua KERING, men, KERING Ga ada tokoh cewek yang berkesan atau membuat saya memiliki alasan membaca lebih lanjut.Satu satunya karakter perempuan yang menarik perhatian saya As a woman, not a character adalah Naya, sang MILF yang menjadi ibu angkat Padris Tapi dia pun hanya muncul sesaat dan sangat jarang Kalau saja dia muncul sedikit lebih sering jadi salah satu gurunya mungkin I d love to be taught by her , saya bisa lebih menikmati buku ini dalam plotnya yang lambat.Ya, plot dalam buku ini sangat, sangat, sangat, sangat, lambat Saking lambatnya sampai para karakter punya waktu untuk piknik di awal buku sebelum segala kekisruhan tentang sekolah dimulai Saya tidak tahu apa yang menjadi pertimbangan penulis, tapi buku dengan plot lambat sama sekali tidak menarik untuk dibaca Apalagi kalau tidak ada jawaban jelas untuk pertanyaan Kenapa saya harus meneruskan membaca Kenapa ga nutup buku selamanya dan nonton Avengers aja.Setiap penulis harus tahu bahwa pembaca punya hak untuk berhenti membaca pada poin mana pun di dalam cerita Salah satu tugas penulis adalah memastikan bahwa pembaca memiliki alasan untuk membaca sampai akhir, dan alasan ini sebaiknya bukan elf bishounen atau vampir bling bling Di dalam buku ini, sayangnya, sama sekali tidak ada alasan kenapa saya harus membaca sampai akhir.Cara yang paling mudah untuk memberi alasan kepada pembaca untuk membaca sampai akhir adalah dengan memperkenalkan tokoh antagonis dalam cerita Satu tokoh yang cukup kuat untuk mengoyak kedamaian dan keteraturan dalam hidup sehari hari tokoh utama Sehingga ketika pembaca melihat tokoh ini mulai beraksi, mereka akan sedikit merasa ketakutan akan masa depan protagonis sekaligus berharap bahwa protagonis pun akan cukup kuat untuk menghadapinya.Bagaimana kalau cerita tidak memiliki tokoh antagonis Ya beri alasan lain kenapa pembaca harus terus membaca.Sebenarnya ada satu poin dalam cerita ini yang cocok digunakan sebagai ancaman untuk merusak kedamaian dalam Icylandar para Deyreudolf Tapi sampai seperempat bagian cerita, saya hanya melihat nama mereka disebut satu kali Dan itu pun dalam dongeng WTF, DONGENG KENAPA SESUATU SEPENTING INI HARUS DICERITAKAN DALAM BENTUK DONGENG NENEK2 Padahal ancaman Deyrudolf itu bisa jadi alasan kenapa sekolah Icylandar bisa dibentuk Bahwa para anak2 harus berlatih menghadapi ancaman di masa mendatang, dan yang dewasa pun harus terus berlatih sebagai cadangan pasukan nantinya Dan kisah ini bagusnya diceritakan dalam pelajaran SEJARAH Gila, pelajaran sepenting dan ancaman sebesar itu kenapa ga dimasukin dalam mata pelajaran sejarah Dan kenapa ga ada mata pelajaran sejarah di buku ini padahal Harry Potter aja punya, dan sempet ngasih info cukup banyak soal Chamber of Secrets di buku kedua.Jika ancaman tentang Deyreudolf ini disampaikan dalam pelajaran sejarah, maka rasa patriotisme elf2 muda ini pun akan tumbuh Dan hukuman buat mereka bukan lagi hukuman ala anak SD yang harus nulis satu kata sampai seribu kali, tapi bisa diingatkan bahwa kelemahan mereka bisa menjadi penyebab kalahnya kerajaan di masa depan Why not the author use this as the plot driver Hal yang sangat mengganggu lainnya adalah flashback God, how I hate flashbacks Aku benci flashback karena mereka 1 menghambat laju cerita dan membuatku harus mencari alasan kenapa aku mau peduli sama sejarah masa lalu karakter padahal sama plot utama aja belum tentu peduli , dan 2 ini menjadi bukti bahwa sang penulis tidak bisa menyebarkan clue nya tentang plot cerita tanpa menggunakan flashback.Flashback ini pun bukan hanya terjadi satu dua kali, tapi berkali kali Dan seringkali tidak penting atau tidak masuk akal Seperti sewaktu Pastel menceritakan kematian orang tuanya tanpa rasa sedih sama sekali, seakan dia tidak keberatan orang tuanya harus meninggal Juga waktu nenek Taliana menceritakan flashback tentang jendral Rodrigo sementara aku sama sekali ga kenal dan ga peduli Rodrigo itu siapa dan kenapa.Tapi dari semua yang menggangguku sepanjang novel, yang paling mengganggu adalah bahwa novel ini sama sekali tidak punya cerita utama Pembaca sampai seperempat bagian buku hanya diajak melihat ke Gary Stu an Padris dan betapa menyedihkannya Loue, bagaimana mereka bersekolah, bertemu guru2, dan berbagai adegan membosankan lain yang saya tidak mengerti kenapa harus ada dalam cerita Seriously, if I want to read a story about fantasy school and its students, I ll read Harry Potter.Penulis pernah mengatakan dalam blognya bahwa cerita ini bukan Harry Potter, juga bukan Eragon I never saw the proof of her words.Tidak ada antagonis utama Tidak ada sesuatu yang mencelakakan keselamatan tokoh utama atau dunia yang dikenalnya Sama sekali tidak ada alasan untuk terus melanjutkan membaca selain melihat para jendral elf bishounen naik pegasus, padahal mereka jenderal dan harusnya punya tugas dari negara Oh, wait, they re too busy teaching students about something they don t need later in life.So, women may like this novel Men Stay away Too much bishounen in the area.


  7. says:

    Liburan di Negeri Elf, IcylandarResensi oleh Andry Chang Setelah beberapa kali mengunjungi dunia dunia antah berantah, menulis catatan perjalanannya dan membagikan beberapa di antara catatan catatan itu pada dunia nyata, Sang Musafir sekali lagi melangkahkan angannya Kali ini beliau mengunjungi Kerajaan Elf, Icylandar Tentang elf, kaum pendatang dari dunia nyata mungkin akan bertanya tanya saat melihat judulnya Makhluk macam apakah elf itu Dan mengapa judulnya The Elf s Kingdom , bukan The Elf Kingdom atau Kingdom of the Elves Bila kita memperhatikan gambar sampulnya, lukisan cat air yang indah karya Mario Diaz dan Christian Chandra, barulah kita mendapatkan gambaran yang cukup jelas tentang elf yang benar benar menggugah Sang Musafir untuk membeli novel ekstra tebal ini saat pertamakali melihatnya di tumpukan di toko buku meskipun agak tergelitik oleh grammar pada judulnya dan memang sudah tahu kalau buku ini bukan terjemahan dari penulis luar negeri dari forum terkait Dalam kisah Icylandar Buku Pertama ini, Sang Musafir ikut berpetualang bersama Padris, Louie dan kawan kawan atau lebih tepatnya berwisata Lho, bukankah cerita fantasi seharusnya penuh dengan bahaya, misteri dan ketegangan di setiap babnya Jawabannya, tak semuanya harus demikian Untuk menjelaskannya, mari kita urai satu persatu Saat Sang Musafir tiba di Icylandar, satu dari enam pecahan Kerajaan Elf Rowland, beliau tak hentinya terngaga Bukan hanya pada pegasus pegasus yang berkeliaran di hutan atau memenuhi udara, baik yang bebas atau menjadi tunggangan, namun juga para elf sendiri Sesuai deskripsi di Kata Pembuka dan sepanjang alur cerita, ciri ciri, kemampuan dan daur hidup elf tak jauh berbeda dengan versi umum, bahkan di karya karya lain yang menerapkan pakem Tolkienisme Perbedaannya yang mencolok hanya satu Telinga elf di cerita Icylandar 1 ini TIDAK LANCIP ujungnya, dan ini ditunjukkan lewat ilustrasi dalam cerita hasil sapuan tangan dingin Mario Diaz Walau merasa agak aneh, Sang Musafir telah mengklarifikasi bahwa inilah pernyataan Sang Dewi Pencipta, Dionvy yang lugas tentang elf di dunianya, bukan kesalahan dan memang bukan masalah Selanjutnya, Sang Musafir menyimak kehidupan Padris, Louie dan tokoh tokoh lainnya di Icylandar yang setengahnya adalah suatu PROSES pembentukan, pelatihan pahlawan Harus diakui, proses ini dan segala peristiwa yang melibatkan tokoh tokoh dengan karakter yang cukup bervariasi ini adalah bagai wisata yang menyenangkan, diselipi dengan petualangan, ketegangan dan pengungkapan konflik utama secara bertahap seperti menyusun bagian bagian puzzle untuk menjawab pertanyaan pertanyaan besar yang cukup mengundang rasa penasaran Sang Musafir Tetap saja, beliau tak merasa terburu buru mengungkap misteri untuk mencocokkannya dengan tebakannya Sang Musafir malah memilih santai, meresapi kata demi kata, dan kadang tertawa tawa sendiri menyimak tingkah laku Raiden dan Louie, para comic relief, sedikit terusik oeh Vinze, Farrel dan Ruben yang menyebalkan dan terkagum oleh keelokan Naya, ketenangan Keysuu, keperkasaan Rodrigo dan Antolin, kelembutan dan kebaikan hati Rafael dan Padris serta kemisteriusan Ratu Naftili dan kebijaksanaan Taliana Pada akhirnya, sesuai sinopsis di cover belakang, semuanya bermuara pada konflik besar antara keenam klan elf yang ingin jadi pemimpin takhta dan adanya tokoh kunci yang telah diramalkan sebelumnya dan usaha melindungi dan mempersiapkan tokoh kunci itu seiring situasi yang bertambah genting Perkiraan Sang Musafir, bila inti cerita buku pertama Icylandar ini adalah PROSES, maka mungkin inti buku kedua adalah PERJALANAN dan PENENTUAN sebagai inti cerita buku ketiga Walaupun secara umum Sang Musafir memahami fungsi ramalan sebagai penentu awal tujuan suatu cerita, namun beliau agak berharap Dewi Dionvy menyisipkan beberapa twist yang menyatakan tak semua harapan dan ramalan jadi kenyataan dan musuh terbesar bukanlah musuh yang telah ditentukan sejak awal di jilid jilid Icylandar selanjutnya Nah, setelah menutup lembaran terakhir novel ini dengan rasa segar di angan, Sang Musafir mendapat kesan bahwa karya Dionvy ini adalah salah satu tonggak perkembangan fiksi fantasi di tanah air dengan beberapa catatan Sebagian tokohnya menggunakan nama nama manusia, bahkan nama yang cukup umum seperti misalnya Louie, Rodrigo, Antolin, Ruben, Cleo dsb Juga nama dewa Neptune, di samping ada juga nama nama khas elf seperti Padris, Naya, Naftili, Taliana, Keysuu, Zeolin dsb Mungkin pemilihan nama oleh Dewi Dionvy ini dimaksud agar pembaca lebih mudah mengingatnya dengan mengorbankan konsistensi menurut pakem elf isme yang baku, tapi tak apa selama ceritanya mendukung Ada baiknya Dionvy menyertakan Glossarium Daftar Istilah di cetakan cetakan dan jilid jilid Icylandar selanjutnya Beberapa istilah seperti Joicii sihir elemen alam , Jaroz joicii istimewa yang langka , Glaudio elmes lambang pegasus emas , Glaudio cesaa meterai berkat dan monster monster dan makhluk makhluk unik seperti kapoy, okluf dan sebagainya Deskripsi dalam cerita sudah cukup jelas, namun kadang melelahkan bagi sebagian orang kalau harus bolak balik mencari keterangan lagi kalau mereka lupa ciri ciri istilah untuk dibayangkan dalam benak mereka itu Ada baiknya juga menambahkan peta Icylandar dan daerah daerah lain yang terkait dalam cerita Walaupun deskripsi tentang lokasi sudah cukup detail, penambahan peta akan lebih mempermudah pembaca untuk menyelami seluruh perjalanan cerita Suasana dan kehidupan di negeri elf yang terpapar detail dalam Icylandar mau tak mau mengingatkan Sang Musafir pada kunjungannya di Ellesmera Eldest Christopher Paolini Walaupun secara detilnya berbeda, namun kedua negeri elf itu memberikan kesan cuci mata yang sama, dan sisipan sisipan petualangan dan puzzle pada kedua cerita itu memberikan kesan keasyikan yang sejenis, tapi beda Ternyata Jendral Antolin itu jago senam Rimgar, lho Berbeda pula dengan satu dunia lain yang Sang Musafir tak ingin menyebutnya yang hanya menyajikan sensasi wisata tanpa sisipan sense of urgency , konflik, misteri atau semacamnya sehingga kalah berkesan dari Icylandar dan Eldest Tentu saja ada beberapa hal lain yang juga sedikit mengusik logika Sang Musafir, seperti pangkat Jendral yang lebih tinggi daripada Panglima mungkin berasal dari perbandingan General dan Commander dan minimnya karakter elf wanita seusia Padris yang memang dikondisikan apa adanya sesuai peraturan pendidikan di Icylandar Nah, semoga sedikit catatan ini bisa membantu bagi Dewi Dionvy dan para musafir lain yang belum tahu tentang paket wisata fantasi yang mengasyikkan ini, dan sebagai tour guide , Sang Musafir sangat merekomendasikan Icylandar The Elf s Kingdom Jilid 1 untuk memuaskan dahaga para penikmat dunia angan akan karya anak bangsa yang berkualitas sekaligus menantikan jilid jilid selanjutnya yang diperkirakan akan lebih seru dan intense kadar misteri dan petualangannya Akhir kata, terima kasih atas pengalaman klasik ini, Dionvy Sampai bertemu lagi di Icylandar, dan juga di dunia dunia fantasi lainnya Sang Musafir undur diri dulu, kembali ke dunia nyata dan kembali meracik peristiwa di dunia karyanya sendiri.Salam jitak buat Reiden, yah.


  8. says:

    Awalnya saya terkesan dengan narasinya yang ringan, santai dan mengalir Terutama bagian bagian awal cerita dimana plot masih sekitar kehidupan sehari hari dan belum masuk benar dalam plot utama Membacanya seperti membaca Old Man and The Sea, tidak bisa berhenti bila tidak sadar berapa halaman sudah dibalikkan.Namun semakin ke belakang saya merasa semakin kecewa karena beberapa hal Sekalipun begitu, saya tidak akan menyampahkan karya ini, karena saya yakin setiap karya diciptakan dengan cinta oleh penciptanya, dan sudah selayaknya dihargai, seburuk apapun kesan yang didapat saat menikmati karya itu Harap diingat bahwa review ini adalah pandangan pribadi saya berdasarkan insting dan intuisi saya selama berusaha menghargai novel fantasi yang saya bilang cukup laris ini menurut hemat saya, alangkah baiknya si penulis menulis cerpen2 pendek yang sederhana berdasarkan kehidupan karakter2 Icylandar dalam bentuk dongeng anak2 sebelum tidur Kalau penulis tidak mau, maka ia harus mulai memberanikan diri untuk memberikan nasib tragis yang sejati pada karakter2nya dan mengurangi judgement berupa simpati untuk menggantinya dengan judgement berupa ratio beralasan.Saya yakin kalau cerita ini dijadikan dongeng untuk anak2, maka 15 tahun kemudian, anak2 yang waktu kecil didongengi Icylandar bakal terkesan terus hingga dewasa dan cerita ini bisa menjadi cerita klasik Indonesia pada masanya.Tapi bila penulis ingin menargetkan untuk pembaca yang lebih tua lagi, maka sekali lagi, ia harus bisa tega menulis plot tega , belajar puisi untuk membuat narasi yang lebih puitis dan indah , lebih banyak memahami ratio kelebihan cerita ini adalah 1 narasi, andai Dionvy mau memperindah kalimat2nya, buku ini akan saya bintangi empat tanpa tawar lagi2 mini game sederhana yang fun3 kejadian2 sehari2 yang sederhana dan menyenangkan4 konsep Jarozkekurangan cerita ini adalah 1 Riset yang miskin2 Irrasional tokoh2nya selalu menggunakan insting, perasaan dan keyakinan dalam menilai orang lain karakter2nya cenderung kritis, namun tidak ada yang saya lihat cukup rasional saya duga, karakter2 ini sengaja dibuat bertanya kritis untuk menampol pertanyaan2 para kritikus fantasi indo yang akan mempertanyakan hal2 ybs 3 karakteristik yang monoton4 penciptaan games2 yang butuh berpikir dan rumit5 plot tragis6 kedalaman background karakter7 Romance Idealisme Knight s Honor 8 Lady Tatianayang tidak akan saya komentari atau permasalahkan adalah 1 nama2 karakter dan kota2 joiciyang membuat saya memberikan rating 2 adalah karena novel ini telah mengajarkan saya bagaimana cara menulis narasi yang mengalir padahal sesungguhnya ingin saya beri nilai 1 karena sindrom semua makhluk dalam cerita ini adalah wanita semakin mendekati halaman akhir, semakin mengganggu saya, bahkan membuat saya menggeleng2kan kepala review ini jujur dari saya, bila ada yang keberatan, feel free to protest as they always said ga ada review yang objektif, semua cenderung subjektif sekian review saya, maaf bila ada kata2 yang terkesan sotoy, saya terima kalau dilempari tomat atau telur busuk, yang pasti saya tidak munafik dengan review ini.


  9. says:

    satu penyakitku yang susah di basmi salah satunya,kalo aku baru basa suatu cerita, pasti setelah itu aku langsung ngerasa jadi seperti tokoh utama itu jadi setelah aku baca buku ini aku jadi ngerasa aku tuh Padris si tokoh utama si pangeranhaha,,anehaku jadi nerasa aku punya jaroz emas di dalam tubuhkuaku jadi ngerasa bakal bisa ngalahin Deyreudolf si musuh abadiaku jadi ngerasa bisa mendirikan tahta rowland kembalidan aku jadi ngerasaah,,,mending baca sendiri aja dehseru pokoknya


  10. says:

    Pertama kali baca buku ini gara gara salah satu temen SMPku Iya udah seribu tahun yang lalu dan aku udah baca buku ini jutaan kali Aku inget banget waktu pertama aku baca buku ini aku cintaaaaaaa banget sama buku ini dan semua tokoh di dalamnya Sampai sampai aku sering nggak terima kalo ada review jelek soal buku ini.Tapi setelah tiga tahun nggak nyentuh buku ini sejak aku kuliah , akhirnya aku memutuskan buat reread Icylandar Daaaaan ternyata, aku malah setuju dengan sebagian review jelesk soal buku ini Sebagian aja, karena mau gimana pun juga aku udah terlanjur jatuh cinta dengan buku ini.Hal pertama yang membuat aku berpaling dari cinta mati jadi cinta aja adalah plot dari kisah ini Jujur aku udah ribuan kali baca buku ini, dan selama ini aku nggak pernah skip satu kalimat pun Tapi kali ini, harus ku akui ada banyak paragraf bahkan bab yang aku skip Bayangkan, beberapa bab sekaligus aku skip Dan aku masih paham dengan alur ceritanya, bukan karena aku masih ingat tapi karena bab yang aku skip memang tidak berpengaruh terhadap keseluruhan plot cerita Dengan sangat berat hari harus ku katakan kalau novel ini memang sangat bertele tele Alurnya bisa sangat lambat, tanpa ada kejadian yang memang penting Belum lagi ada begitu banyak flashback dalam cerita ini Jika flashbacknya memang penting, mendukung plot atau setidaknya menguatkan karakter aku masih bisa menerimanya Sayang, kebanyakan flashback hanyalah kisah pengalaman tokoh yang menurutku tidak masalah bila tidak diceritakan Selain itu aku pun setuju dengan review yang mengatakan bahwa penulis terlalu banyak membuang buang kata dalam buku ini Sering aku merasa buku ini bisa disingkat dan dipadatkan jika saja penulis mau membuang kalimat yang bertele tele Aku serius, dan menurutku hasilnya akan jauh lebih bagus.Meskipun begitu, aku tidak setuju dengan mereka yang mengatakan bahwa karakter dalam cerita ini begitu dangkal Harus ku akui beberapa karakter memang memiliki kombinasi yang serupa tapi tak sama Namun mereka tidak sedangkal itu Setidaknya, aku bisa memahami mengapa mereka bisa memiliki karakter seperti itu Dan aku merasa karakter karakter ini cukup manusiawi Semua orang bebas menggunakan topeng saat berada di antara banyak dan menjadi dirinya sendiri saat berada dengan orang orang terdekatnya.Buku ini juga masih bisa membuatku tertawa terpingkal pingkal di beberapa bagian meskipun aku sudah membacanya berulang kali Dan ya, aku masih menyukai buku ini Aku sudah terlanjur jatuh cinta dengan tokoh tokohnya Aku hanya bisa berharap Dionvy mau melanjutkna kisah ini dan tidak berhenti di buku 3 Karena serius, itu akan menghancurkan hatiku menjadi serpihan atom.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Elf's Kingdom (Icylandar, #1)characters The Elf's Kingdom (Icylandar, #1), audiobook The Elf's Kingdom (Icylandar, #1), files book The Elf's Kingdom (Icylandar, #1), today The Elf's Kingdom (Icylandar, #1), The Elf's Kingdom (Icylandar, #1) 3975c Sangat Sulit Untuk Mengubah Asumsi Bahwa Ras Elf Adalah Sosok Yang Anggun, Hidup Abadi, Menguasai Ilmu Sihir, Serta Tidak Mempunyai Pekerjaan Kecuali Berperang, Menyanyi, Serta Melakukan Hal Hal Mistis LainnyaNamun ICYLANDAR Mengubah Semua Asumsi Itu Para Elf Remaja Pun Setiap Harinya Harus Berlatih Ilmu Pedang, Memanah, Ilmu Pengobatan, Dan Menunggang Pegasus Di Luar Jam Latihan Mereka Juga Senang Bermain Di Danau Jika Tidak Ingin Kelaparan, Mereka Harus Bercocok Tanam Mantel Harus Mereka Buat Sendiri Dari Bulu Bulu Angsa Bagi Ras Elf, Hidup Tidaklah Semudah Seperti Yang Selama Ini Dibayangkan Oleh Para ManusiaDi Samping Itu Ada Pertikaian Di Antara Para Elf Sendiri Tujuh Ratus Tahun Yang Lalu, Hanya Ada Satu Tahta Kerajaan Elf Namun Kemudian Tahta Itu Pecah Menjadi Enam Kerajaan, Icylandar Salah Satunya Dan Kini Keenam Kerajaan Itu Harus Disatukan Kembali Atau Seluruh Ras Elf Akan Musnah Ironisnya, Setiap Kerajaan Ingin Menjadi Sang Pemimpin TahtaNovel Icylandar Akan Mengajak Siapa Saja Mengetahui Bagaimana Kehidupan Para Elf Yang Sebenarnya Yang Penuh Dengan Pertikaian, Kedengkian, Iri Hati, Namun Juga Ada Cinta Dan Persahabatan


About the Author: Dionvy

Is a well-known author, some of his books are a fascination for readers like in the The Elf's Kingdom (Icylandar, #1) book, this is one of the most wanted Dionvy author readers around the world.