✅ [PDF / Epub] ☉ Di Tepi Kali Bekasi By Pramoedya Ananta Toer ⚣ – Horse-zine.co.uk

Di Tepi Kali Bekasi chapter 1 Di Tepi Kali Bekasi, meaning Di Tepi Kali Bekasi, genre Di Tepi Kali Bekasi, book cover Di Tepi Kali Bekasi, flies Di Tepi Kali Bekasi, Di Tepi Kali Bekasi 9f7a6f01066ef Lewat Novel Ini Pramoedya Ingin Menjungkirkan Cara Pendang Konvensional Dalam Melihat Wacana Sejarah Revolusi Republik Yang Selalu Menempatkan Militer Dan Para Jendralnya Sebagai Kubu Heroik Dan Pahlawan Adapun Tokoh Tokoh Anonim Yang Tak Memiliki Aksesibilitas Ke Penulisan Sejarah Istana, Tersingkir Dan Lenyap Pram Berusaha Menempatkan Tokoh Tokoh Anonim Ini Sedemikian Rupa Di Tempatnya Yang Layak


10 thoughts on “Di Tepi Kali Bekasi

  1. says:

    Dalam buku ini, nuansa Pramoedya sangat kental terasa Baik dari segi diksi maupun deskripsi yang sangat kaya namun tidak berlebih Tetapi amat disayangkan, menurut saya ending dari buku ini terkesang menggantung Mungkin keadaan itu disebabkan oleh naskah buku ini yang tercerai berai karena oppresi pada Pramoedya pada waktu itu Sebagai latar belakang, buku ini ditulis pada masa revolusi, yakni sekitar tahun 1946 1949.


  2. says:

    Sangat disayangkan karena kelanjutan teks dari buku ini disita, hilang tak berbekas Pramoedya dalam novel ini berhasil menunjukkan kepada pembaca bahwa kondisi militer pada pasca Indonesia merdeka tidaklah seperti jaman orde baru ataupun masa kolonial Semangat nasionalisme dijunjung tinggi, berapi api.


  3. says:

    Hasil pinjaman dari AldoTidak saja menggambarkan tentang semangat berjuangan, namun juga memberikan informasi bagaimana kehidupan masyarakat pada saat itu Hubungan persahabatan antara Farid dan kedua temannya menunjukkan banyak hal Kita tak akan pernah tahu bagaimana nasib diri persahabatan kita Bahkan bagaimana kita kelak, tak akan ada yang tahu.Saya mendapatkan banyak kosakata baru dalam buku ini Ternyata, bahasa sendiri pun saya belum paham juga Pram memainkan kata kata dengan indah Pembaca dengan mudah tertarik dalam suasana yang diuraikan dalam kisah.Tadinya, jika membaca judul, saya kira Farid dan sahabatnya meninggal ketika terjadi pertempuran di tepi kali Bekasi Ternyata tidak Saya terlalu sok tahu sepertinya.Bagian yang paling mengharukan, adalah ketika Farid bertemu dengan ayahnya setelah sekian lama bertempur.


  4. says:

    Farid tokoh biasa yang mungkin hampir tak pernah dikenang disepanjang masa tapi jangan salah Farid turut ambil bagian mungkin melebihi para pahlawan yang disebut sebutkan Farid adalah protagonis yang walaupun labil namun memiliki semangat membara untuk membela tanah air, yang mungkin akan sulit ditemukan pada saat sekarang Meskipun ayahnya satu satunya kluarga kandung yang ia miliki melarang untuk bertempur tapi semangatnya membara demi tanah air tercinta.Farid benci akan penjajahan dan NICA Namun apa boleh buat keadaan memaksa sang Ayah untuk masuk NICA, betapa remuknya hati Farid, namun demi cintanya akan Tanah air dan seluruh penderitaan rakyat Indonesia Farid pun tetap teguh pendiriannya.Jatuh cinta pada Nany yang indo bertemu dengan sahabat sahabat tempurnya para prajurit rakyat dengan seluruh kisah pertempuran tempo doeloe, seluruh kisah Farid di tepi kali bekasi membawa hanyut pembaca ke awal tahun kemerdekaan Indonesia, serasa raga ikut berperang mendukung setiap aksi aksi perjuangan Farid yang tak kenal lelah dan derita, kisah di Tepi Kali Bekasi mengingatkan akan para tokoh biasa yang mungkin hampir tak pernah dikenang disepanjang masa bahkan disebut saja pun dibarisan deretan pahlawan kurasa tidak pernah dikarenakan mereka kaum yang kalah dalam neraca sirkulasi kekuasaan.Tatkala ia berteriak Merdeka,mereka balik kembali Membalas salam nasional dengan meninggikan ibu jarinya Lucu cara mereka memberi hormat Ibu jari ditinggikan depan hidung Kepala mengangguk beberapa senti ke depan, mata bersinar sinar mulut tersenyum, kaki keduanya direndahkan jadi huruf O.Tatakala mengakhiri buku ini, ingin rasanya diriku berteriakkk MERRRDEKAAAA tentunya sambil menirukan gaya huruf O nya mereka, khohoho _


  5. says:

    saya agak rancu dengan hubungan surip dan farid, mengapa farid tidak membenci surip yang kerjanya hanya malas2 an angkat telfon, dan mencuri jatah logistik para pejuang di front depan, namun pangkatnya amat tinggi di banding farid, apakah karena surip sahabat farid ataukah karena farid orangnya tidak begitu memperhatikan segala titel selain murninya perjuangan.juga surip yang merugikan nanny orang yang amat dikasihi oleh farid, akibat perbuatannya yang menghabiskan kas 50 ribu.saya kira di endingnya farid dan surip gugur di kali bekasi, maka dari itu judul novel ini di tepi kali bekasi, ternyata saya salah, mereka hanya singgah di kali bekasi ya, seperti kalimat terakhir dalam novel ini tepi menepi di kali bekasi.amat jelas, pak pram dalam menggambarkan seluk beluk proses mempertahankan revolusi juga revolusi jiwa dari jiwa jajaham, hamba, jongos, dan babu menjadi jiwa merdekanamun saya melihat kurangnya representasi tokoh muda, yang katanya proposal masa depan selalu berada di tangan angkatan muda, seperti yang tertuang di cover belakang buku.apakah hanya lewat perang saja angkatan muda menentukan masa depan bangsa disini kurang penjelasannya apakah hanya lewat front depan saja angkatan muda menjadi pemutar baling baling sejarah masa depan oh ya satu lagi, menjadi amat terang di novel ini, suatu pepatah lama yang menyebutkan bahwa revolusi selalu memakan anaknya sendiri , amir yang notabene tokoh yang paling matang dan paling menonjol dalam hal adu jaya dan jiwa keperwiraan, malah tewas mendahului kawan kawannya.novel yang apik, tidak salah saya bela belain minjem ke perpus dan nggetu bacanya wahahaha


  6. says:

    Cara pandang yang digunakan Pram dalam novel ini menurut saya sangat menarik, pascanostalgia memandang tokoh tokoh yang tidak diperhitungkan, tokoh tokoh anonim yang cenderung disepelekan dengan memperhitungkan peristiwa yang sudah hilang count less loss event peristiwa sepele, kebetulan, kekanak kanakan, romansa cinta yang mengiringi hiruk pikuk revolusi Seperti ungkapan Pram, novel ini memberi suguhan bacaan yang lain dari yang lain, sebab membuka mata kita akan kisah revolusi yang tidak hanya itu itu saja.Persahabatan Farid, Amir, dan Surip lalu romansa cinta mereka dengan Nanny sungguh potret angkatan muda yang lekat namun luput dari perhatian kita Ketiganya Farid, Amir dan Surip tiba di Stasiun Cikampek bersama sama, namun suatu ketika saat mereka kembali kesana, Amir tak bernyawa Mungkin ada beberapa orang di luar sana yang lebih senang untuk melihat dan mengomentari refleksi ideologi angkatan muda yang tergambar dalam novel ini, namun saya lebih tertarik melihat hubungan antar personal diantara tokoh tokohnya Mengapa Farid harus marah pada bapaknya yang bekerja pada NICA Pernahkan Farid memikirkan alasan mengapa bapaknya bekerja disana Tidakkah terlintas dalam benak Farid, bahwa bapaknya perlu mempertahankan hidup demi anak anaknya, untuk sekedar bertemu Farid misalnya Lalu, hubungan Farid dan Nanny, Farid dan Surip, Farid dengan perempuan lain, dan masih banyak hubungan antar personal yang menurut saya sangat menarik untuk dikaji disamping kisah heroik para pemuda di masa masa revolusi.


  7. says:

    Sebuah cara pengungkapan yang sangat Pram sekali Jika menilik dari berbagai literatur khususnya novel, buku ini patut dijadikan bahan perenungan bagi para novelis, maupun kita para pembaca Pengambilan tokoh yang sama sekali tidak mainstream , namun perjuangan yang tidak kalah heroik dengan para pahlawan konvensional, superhero istana yang sengaja diangkat untuk berbagai kepentingan walaupun tidak semua Bumbu bumbu roman ala pak Pram juga sekali lagi dihadirkan dalam novel ini melalui Farid, Surip, Nanny yang terlibat cinta segitiga, dan Amir yang terlebih dahulu gugur Namun sayang sekali seperti banyak novel pram lainnya, bagian akhir novel ini hilang entah kemana, ditelan kebinatangan politik kala itu.


  8. says:

    Salah satu novel war fiction pertama di Indonesia Pram meramu dengan sangat apik dan epik Ia menyebutnya revolusi jiwa yang terjajah menjadi jiwa bebas, sebuah ideologi pemuda yang terlahir ketika revolusi


  9. says:

    berisi tentang perbedaan sikap anak dan bapaknya di masa revolusi, perjuanagan anak bangsa melawan penjajah Belanda yang ingin masuk kembali ke Indonesia


  10. says:

    kisah zaman kemerdekaan yang membuat anda ingin berteriak merdeka


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *