✅ [PDF / Epub] ☉ Dongeng Calon Arang By Pramoedya Ananta Toer ⚣ – Horse-zine.co.uk

Dongeng Calon Arang summary Dongeng Calon Arang, series Dongeng Calon Arang, book Dongeng Calon Arang, pdf Dongeng Calon Arang, Dongeng Calon Arang d6a96b3053 Cerita Calon Arang Bertutur Tentang Kehidupan Seorang Perempuan Tua Yang Jahat Pemilik Teluh Hitam Dan Penghisap Darah Manusia Ia Pongah Semua Mua Lawan Politiknya Dibabatnya Yang Mengkritik Dihabisinya Ia Senang Menganiaya Sesama Manusia, Membunuh, Merampas Dan Menyakiti Ia Punya Banyak Ilmu Ajaib Untuk Membunuh Orang Murid Muridnya Dipaksa Berkeramas Dengan Darah Manusia Kalau Sedang Berpesta, Mereka Tak Ubahnya Sekawanan Binatang Buas, Takut Orang MelihatnyaTapi Kejahatan Ini Pada Akhirnya Bisa Ditumpas Di Tangan Jejari Kebaikan Dalam Operai Terpadu Yang Dipimpin Empu BAradah Empu Ini Bisa Mengembalikan Kehidupan Masyarakat Yang Gonjang Ganjing Ke Jalan Yang Benar Sehingga Hidup Bisa Lebih Baik Dan Lebih Tenang, Tidak Buat Permainan Segala Macam Kejahatan


10 thoughts on “Dongeng Calon Arang

  1. says:

    Pelajaran yang didapat dari buku dongeng ini a Untuk menakhlukan orang super kuat, keras kepala dan jahat yang dibutuhkan hanya kesabaran ekstra, persiapan, pemakluman, dan komitmen untuk membantu orang jahat itu mencari dan menumpas akar masalahnya Memenangkan pertempuran tidak sama dengan menakhlukan egonya Ketika sudah bisa menakhlukan ego seseorang, kita bisa membuatnya melakukan apapun yg kita inginkan tanpa membuat orang tersebut merasa terpaksa Db Seperti Wedawati, kita tak perlu membela diri dan mencari bala pasukan pembela apabila disakiti orang lain Bila cukup kuat, tahan dan abaikan saja penderitaan itu Semua akan terkuak dan terbalaskan seiring berjalannya waktu Apabila Sang Hyang mengizinkan, kita juga masih bisa melihat proses kehancuran orang tersebut sambil tersenyum manjah.


  2. says:

    Legenda Calon Arang telah sangat dikenal masyarakat kita Kisahnya seperti kebanyakan cerita rakyat lainnya tersiar turun temurun dari generasi ke generasi melalui tradisi tutur lisan Cara seperti mengundang kekhawatiran pihak pihak yang peduli, bahwa pada suatu hari kelak legenda legenda indah itu akan punah jika tak ada lagi orang yang bersedia menuturkannya Maka lantas mulai dirasa perlu upaya menuliskan kembali dongeng, hikayat, legenda, dan cerita cerita rakyat Nusantara Termasuk dongeng Calon Arang ini.Khusus untuk Calon Arang, sedikitnya sudah ada 3 buku yang terbit mengenainya dalam versi yang berbeda, yaitu Galau Putri Calon Arang Femmy Syahrani , Calon Arang Perempuan Korban Patriarki Toety Herati , dan Cerita Calon Arang Pramoedya Ananta Toer Bagaimana jadinya ya cerita rakyat tersebut di tangan dingin Pram, sastrawan nomor wahid itu Kiranya hasilnya tak terlalu istimewa atau justru istimewa ya Cerita Calon Arang oleh Pram tak banyak diutak atik Ia tetap berwujud sebuah dongeng hitam putih plus bumbu hal hal ajaib Gaya Pram bercerita seperti seorang ayah mendongengi anak anaknya Bahasa yang dipakainya mengingatkan kita pada buku buku dongeng kanak kanak Adalah sebuah negara Daha namanya Daha yang dahulu itu kini bernama Kediri Negara itu berpenduduk banyak Dan rata rata penduduk makmur Panen pak tani selalu baik, karena tanaman jarang benar diganggu oleh hama hlm.9.Siapapun yang membaca deretan kalimat di atas akan dapat dengan mudah memahaminya, seorang anak kecil sekalipun Bahasanya begitu lugas memaparkan apa yang ingin disampaikan Nyaris tanpa metafor metafor berat dan gaya gaya bahasa lain yang serbatinggi berbunga bunga Semuanya terasa sederhana, polos, apa adanya Pram seolah memang sengaja menulis buku ini untuk konsumsi kanak kanak, kendati ada juga deskripsi adegan kekerasan yang kurang cocok untuk dibaca anak anak Pram benar benar menulis dongeng, karenanya ia tetap membiarkan ketidaklogisan berlangsung di sepanjang cerita, karena ketidaklogisan itu sah sah saja malah tak jarang memberi daya pikat tersendiri selama terdapat penjelasan yang bisa diterima logika dongeng Umpamanya, Empu Baradah yang sanggup menghidupkan kembali orang yang sudah mati atau memantrai selembar daun hingga bisa dipakai sebagai sampan menyebrangi lautan.Kalau dilihat dari sudut pandang cerita realis, kemampuan menghidupkan orang mati serta menyihir daun menjadi sampan terasa sangat tidak logis Akan tetapi, dalam dongeng hal seperti itu dapat dimungkinkan sebab dilakukan oleh seseorang berilmu tinggi seperti Empu Baradah Dongeng memiliki logikanya sendiri Sebagaimana disebut di atas, Cerita Calon Arang versi Pram ini sangat hitam putih tokoh jahat berhadap hadapan dengan tokoh baik pahlawan yang selalu berakhir pada kekalahan si tokoh jahat Pesan moralnya sangat jelas jadilah orang baik, jangan jadi orang jahat Sebab orang jahat pada akhirnya akan binasa Suatu nasihat yang hampir senantiasa menyertai cerita cerita dongeng untuk anak anak Dalam buku ini, tokoh jahatnya adalah seorang perempuan bernama Calon Arang Ia gemar sekali melakukan kejahatan dengan ilmu hitam yang dikuasainya Ia sakti mandraguna, pemuja Dewi Durga, dewi perusak alam semesta Suatu kali, ia mengajak sang dewi bersekutu dengannya untuk menyebarkan bencana ke seantero negeri Daha hanya karena putri kesayangannya, Ratna Manggali, tak juga ada yang meminang Dengan bantuan Dewi Durga, Calon Arang menebar teluh, mengakibatkan ratusan bahkan ribuan orang tak berdosa kehilangan nyawa.Kala itu, Negeri Daha diperintah oleh seorang raja bijak bestari Erlangga namanya Sang Paduka berduka cita melihat malapetaka yang menimpa rakyatnya Ia pun lalu memerintahkan para prajurit istana untuk menyerbu kediaman Calon Arang dan menangkapnya Kalau perlu bunuh di tempat.Namun, ilmu perang para prajurit terbaik itu tak mampu menandingi kesaktian Calon Arang Mereka pulang kembali ke ibukota kerajaan dengan menangggung kekalahan membuat raja dan seluruh rakyat bertambah gundah Raja lalu memohon petunjuk para dewata cara terbaik mengatasi Calon Arang agar negerinya kembali aman tentram.Permohonan raja dan seluruh rakyat Daha dikabulkan para dewa Melalui petunjuk dewata, raja lantas meminta bantuan Empu Baradah, satu satunya pendeta yang menurut para dewa akan mampu menghadapi Calon Arang.Singkat cerita, Empu Baradah pun segera menyusun strategi demi mengalahkan musuhnya Dengan sedikit kecerdikan dan tipu muslihat, akhirnya terbongkarlah rahasia kesaktian Calon Arang, yakni kitabnya Maka, dengan demikian sang empu tak menemui kesulitan sedikitpun ketika harus bertempur dengan perempuan sakti itu Calon Arang dan para pengikutnya ditumpas habis Bencana pun berakhir Empu Baradah bahkan menghidupkan kembali orang orang yang mati terkena teluh Calon Arang.Raja dan seluruh rakyat Daha bersuka cita menyambut kemenangan itu Kini mereka bisa hidup tenang tanpa ada gangguan lagi Di masa tuanya, Raja Erlangga memilih hidup sebagai pendeta Sebelum meninggalkan takhtanya, Raja Erlangga membagi dua kerajaannya kepada para putranya menjadi Kediri dan Jenggala.Sejatinya, Cerita Calon Arang adalah perkawinan antara sejarah dan mitos dongeng fakta dan fiksi Sebagian orang percaya, bahwa Calon Arang adalah putri seorang raja Bali yang diasingkan, sementara banyak juga yang beranggapan ia hanya tokoh rekaan saja Adapun Raja Erlangga Airlangga dan kerajaan Daha fakta adanya Walaupun mengikutsertakan Airlangga, namun agaknya Pram tidak sedang membuat sebuah fiksi sejarah melalui buku ini.


  3. says:

    It has been a while since i have read an Indonesian folk tale, luckily I got to read this version of Calon Arang by Pramoedya There are few things to take from this book, like no mater how evil, how power hunger a woman is, if she is a mother, she will always be a mother, hurt when her daughter was done wrong to Calon Arang the witch got really mad when nobody wanted to marry her daughter and thus her curse began In it was also shown how one thing written could be use as evil or good depends on the beholder That everything we know, we learnt have two sides of it, it is upon us which side we chose to act upon.The other point i took was that when an evil person dies evil, his her death will never mean anything, but if at the end of life he she could be purified, then maybe, perhaps, at least in death he she would mean something to mankind Every good teaching may still end up producing evil bandits who have no principles whatsoever, an outcome even likely when the teacher is also a bandit Pramoedya Ananta Toer


  4. says:

    Always always an easy 5 5 stars for Mr PramSo many moral in this book a witch is a witch, but a witch still love her daughter after all


  5. says:

    Antara ingin suka dan tidak dengan buku ini Di satu sisi, cerita Calon Arang memang sudah melegenda dan ditulis dalam berbagai versi Meski demikian, saat saya membaca karya ini ditulis oleh Pram, beberapa kali dahi saya mengernyit Memang, beberapa kali hal yang terjadi di luar logika, namun itu tak apa bagi saya karena memang dongeng seharusnya begitu Hal yang menjadi masalah adalah tidak dijelaskannya batasan batasan setiap tokoh dan tindakan dalam cerita ini.Ada yang mengatakan bahwa Pram menggambarkan setiap tokoh tidak secara hitam dan putih saja Meski demikian, yang saya lihat justru penulis menggampangkan penokohan dan menjadikan setiap tokoh menjadi hitam putih secara jelas Di hitam putih kan supaya jelas pesan moralnya, saya rasa hal itu yang keliru Boleh saja buku ini ditulis untuk dongeng anak anak, tetapi membudayakan dikotomi hitam putih kepada anak sejak dini bukankah sesuatu yang agaknya keliru


  6. says:

    Rupanya buku ini memang dongeng yang ditulis ulang Kalimat kalimatnya pun ceritanya dituturkan secara sederhana Masih tradisional sekali pula Pesan moral dan karakternya jelas hitam putihnya Serasa mendengarkan orang tua menceritakan dongeng untuk anak anak, meski beberapa bagian agak terlalu kelam Tapi cukup lah untuk selingan dari membaca cerita kompleks.


  7. says:

    Semua manusia bersaudara satu sama lain, karena itu tiap orang membutuhkan pertolongan harus memperoleh pertolongan Tiap orang keluar dari satu turunan, karena itu satu sama lain adalah saudara hlm 23.Dikutip pula di Pengantar Penerbit dan blurb.


  8. says:

    Berkenalan dengan Pram melalui Cerita Calon Arang Dan berkenalan dengan Cerita Calon Arang melalui Pram Ya, apa lagi yang bisa saya katakan selain bagus Hmm jadi ingin bertapa


  9. says:

    Bukan yang terbaik dari yang terbaik dari karya Pram Tapi Cerita Calon Arang bisa terus mengingatkan kita bahwa yang pongah dan bathil akan selalu dilawan dengan niat baik dan ketulusan.


  10. says:

    Tanpa sengaja memilih buku Pram yang untuk anak anak Bukan yang terbaik dari beliau kurasa Mengangkat kembali dongeng negeri ini.Berbicara tentang dongeng Indonesia, rasanya seperti kembali ke masa kecil, ke masa dimana hidup itu hanyalah rumah, keluarga, sekolah dan teman teman Tak ada pekerjaan, tak ada tanggung jawab, tak ada beban dan masalah yang berarti Bahkan meski setelah dewasa saya masih membaca dongeng atau cerita anak anak, kebanyakan yang saya baca adalah kisah terjemahan Dan ternyata setelah kembali menyapa legenda Indonesia, perasaan itu jauh berbeda, jauh lebih dekat, merasa kembali ke rumah Adalah sebuah negara Daha namanya Daha yang dahulu itu kini bernama Kediri Negara itu berpenduduk banyak Dan rata rata penduduknya makmur Negara Daha termasyhur aman Tak ada kejahatan terjadi, karena tiap orang hidup makmur, cukup makan dan cukup pakaian Karena makmurnya itu makanan penduduk teratur, dan karena itu pula tak ada penyakit berjangkit hal.9 Namun ketenangan dan kemakmuran itu terganggu lantaran Calon Arang, seorang tukang teluh dukun yang merusak orang dengan ilmu gaib dari dusun Girah menyebarkan kutukannya ke penjuru negeri Pasalnya adalah putri satu satunya, Ratna Manggali, tak juga diperistri orang karena takut pada ibunya Berbagai macam cara diusahakan oleh Baginda Raja untuk menghentikan teror dan kekacauan yang diciptakan oleh Calon Arang.Adalah Empu Baradah, seorang pertapa dari Lemah Tulis, yang terkenal dengan kebaikan dan ilmunya kemudian diperintahkan untuk menghentikan Calon Arang Dengan siasat, kecerdikan dan kekuatannya, Empu Baradah berusaha menciptakan Daha yang aman dan makmur seperti sedia kala Ia selalu berjalan bergegas Sekalipun sudah tua, ia masih kuat, karena selain banyak mempelajari kitab, ia pun banyak berolahraga dan kerja berat mengolah ladangnya hal.59 Kisah ini merupakan legenda yang secara turun temurun diceritakan dari mulut ke mulut Pram menuliskannya kembali, dengan gaya penceritaan dongeng untuk anak anak Kisahnya sederhana, dengan pesan moral yang jelas, untuk senantiasa menyebarkan kebaikan, giat menuntut ilmu dalam bidang apa pun, sopan santun, dan lain sebagainya Semua manusia bersaudara satu sama lain Karena itu tiap orang membutuhkan pertolongan harus memperoleh pertolongan Tiap orang keluar dari satu turunan, karena itu satu sama lain adalah saudara hal.21 Ini adalah fiksi pertama Pram yang saya baca Saya menikmati rangkaian kalimat beliau, sangat berbeda dengan bahasa masa kini, tapi terkesan indah dan tetap mudah untuk dipahami Alur kisahnya mengalir, meski terkadang pada beberapa paragraf saya merasakan adanya pengulangan fakta yang sudah tercakup dalam kalimat sebelumnya.Buku ini memang ditulis untuk anak anak, tapi menurut saya kisah ini terlalu gelap untuk anak usia dini Banyaknya kekerasan dan ide ide yang selayaknya dicerna oleh anak yang sudah agak besar.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *