➹ [Read] ➵ Mereka yang Dilumpuhkan By Pramoedya Ananta Toer ➼ – Horse-zine.co.uk

Mereka yang Dilumpuhkan summary Mereka yang Dilumpuhkan, series Mereka yang Dilumpuhkan, book Mereka yang Dilumpuhkan, pdf Mereka yang Dilumpuhkan, Mereka yang Dilumpuhkan dbf885a507 Dengan Mereka Yang Dilumpuhkan Pramoedya Ananta Toer Memutas Semacam Film Dokumentasi Tentang Manusia Manusia Dalam Penjara, Anak Anak Indonesia Yang Dipenjarakan Oleh Belanda Karena Dianggap Berbahaya Bagi Ketentraman Politik Dan Militernya, Anak Anak Belanda Sendiri Yang Jadi Lemah Hati Karena Merasa Tertipu Oleh Pemerintahnya Atau Juga Karena Takut Mati Dan Memilih Hukuman Dengan Mengingkari Perintah Orang Atasannya Setiap Mereka Ini Meninggalkan Dunia Bebas Dengan Tertutupnya Pintu Penjara Dan Masing Masing Tidak Tahu Kapan Akan Dapat Kembali Menghirup Udara Segar Di Luar Penjara


10 thoughts on “Mereka yang Dilumpuhkan

  1. says:

    SARPIN DANUASMARA, DI PENJARA Fatimahku Tapi bila engkau datang kepadaku, diriku akan kuparoh menjadi dua Untukmu, dan untuk negara hal 355KADANG KADANG kita mesti memikirkan situasi terburuk dalam hidup Misal dipenjara selama puluhan tahun.Mungkin selama ini kita geram dengan kasus kasus kejahatan Bicara kita penuh gerundelan, ingin sesegera mungkin kriminil kriminil itu dihukum penjara Namun bisa lain sikap itu bila yang didakwa, yang menjadi tersangka, yang mendekam di ruang berterali besi adalah diri kita sendiri.Tak usah berpikir dulu kita termasuk kelompok baik atau buruk Dunia sekarang ini toh agak gila dan tak menentu semua bisa masuk bui.Baiklah, ini mungkin bocoran, kita akan merasai seperti seorang Abas, lakon dalam Mereka yang Dilumpuhkan novel terbitan Hasta Mitra dari Pramoedya Ananta Toer, seorang tahanan penjara Bukit Duri yang terkenal ngeri bila untuk pertama kalinya dirampas kebebasanmu dan dimasukkan dalam kurungan, engkau akan kehilangan dirimu sendiri Dan engkau akan berdiam diri tak tahu apa yang harus kau perbuat.Saya tak tahu apa itu benar Mungkin tak sepenuhnya Tapi hidup adalah pilihan Di dalam penjara nanti, saya mesti melakukan sesuatu Masalahnya, bagi orang di penjara, pilihan itu tak banyak terutama bagi orang seperti saya, yang tidak kaya, karena konon, bagi orang kaya berharta miliaran, penjara dan rumah hampir tak ada bedanya Dan inilah yang terbayang kebosanan, hari yang berlalu itu itu saja.Memang ada cerita lain yang tak membosankan tentang penjara, di mana orang orang tidur di bale beton sonder alas, yaitu tentang cinta Dan kehebatan tokoh kita kali ini, yang bernama Sarpin Danuasmara, ialah bisa mempermainkan hati gadis gadis dengan tulisannya.Sarpin Danuasmara adalah tokoh lain, teman satu sel Abas Perawakannya pendek kecil, daging tipis membalut kerangka, mata tajam, hidung mancung, cekatan, dan seperti neraka kalau marah Dalam buku setebal 544 halaman itu cerita khusus tentang Sarpin Danuasmara mengambil 156 halaman sendiri, betapa tokoh ini sangat menarik, bersama surat suratnya.Kisah Sarpin adalah kisah tahanan di masa agresi setelah kemerdekaan, di mana mereka yang ditahan kebanyakan tak pernah diadili Kesalahan mereka mereka adalah pejuang Republik, yang ingin merdeka di tanah airnya sendiri.Maka surat surat Sarpin adalah gelora seorang pejuang sekaligus gelora cinta pada Fatimah, satu diantara sekian gadis gadis yang membezoek ke penjara karena simpati pada perjuangan.Cinta itu menjadi gaib cinta yang tak bisa dimengerti yang bisa tumbuh antara dunia bebas dan dunia yang terkurung Gaib, karena simpati gadis gadis yang datang ke penjara itu menganggap tawanan adalah lambang perjuangan, ketika mereka bisa menganggap tawanan sebagai lambang kekalahan, lambang amateurisme dalam perjuangan, yang tak tahu betul cara berjuang hingga bisa tertangkap.Saking seringnya bertemu, terjadilah berpasang pasangan antara tawanan dan gadis gadis itu Itu terjadi, agaknya, karena bagi orang yang dikurung, menjalin hubungan asmara dengan seorang gadis adalah satu hal mewah tersendiri Akan kurampas apa yang bisa kurampas Dan perhitungan dari semua itu kunantikan di suatu pojok dalam hidupku, tulis Sarpin Danuasmara dalam catatannya yang pertama tama Pilihanku ialah Fatimah, lanjut catatan itu, Sejak bulan Oktober aku perhatikan dia benar benar Mula mula aku memang tertegun pada parasnya yang manis Kemudian yang menarik hatiku ialah gayanya yang sederhana Ucapan ucapannya juga sederhana Jarang orang mau mengakui, kesederhanaan adalah kekayaan yang terbesar di dunia ini Dan ia pun menulis surat untuk Fatimah yang dikirim pada hari Minggu Ia menembak Bagaimana pikiranmu kalau aku mengajak engkau menemani hidupku dalam mencapai cita citaku Tapi aku tak mempunyai apa apa untuk menyenangkan hidupmu Harta benda aku tak punya Dan apabila aku punya hara benda, maka harta benda itu hanyalah cita cita dan kemauan untuk mencapainya Itu pun tidak banyak Tentu saja itu surat rek s cinta yang terlalu terus terang Dalam situasi normal, membentuk rumah tangga dengan seorang tahanan adalah kebodohan Tapi toh Fatimah menerima Mereka bertunangan.Dan Sarpin menghujani Fatimah dengan kata kata yang maut, ketika ia mengakui bahwa Fatimah bukan cinta pertamanya seluruh kepercayaanmu bisa kau pertaruhkan dalam hatiku Walaupun hatiku ini sudah pecah belah, tapi tak ada sedikit pun kepercayaanmu yang jatuh berceceran Tak jarang Sarpin merayu di tengah surat Oh, aku takut kalau kalau apa yang kutuliskan ini pikiran gila saja adanya Gilakah ini, manisku Gilakah Ya, demikianlah keadaan seorang lelaki bila hatinya diserang asmara, maka kepalanya pun ikut terserang Lantas ia memuji pakaian gaun berlengan pendek yang dikenakan Fatimah, berawal dari sejarah ketika Sarpin mengira Fatimah ikut gugur bersama truk yang hancur tertembak peluru howitzer Dan kenanganlah yang menyuruh aku menghafal parasmu Ya, bahkan sampai gaunmu dari kain kasur putih itu masih dapat kuingat di mana yang sudah ditambal dan di mana yang rantas rantas Cemburu pun pernah hadir Sarpin meredakan kecemburuan Fatimah dengan menulis bahwa kedekatan itu bukan karena dia wanita dan aku lelaki tetapi karena budinya yang begitu banyak padaku itu Dalam kecemburuan itu, tulis Sarpin, engkau takkan sampai hati memarahkan daku, dan aku pun takkan sampai hati memarahkan dikau Tapi memang kisah ini tak terlalu menyenangkan untuk disaksikan sampai tuntas Dan kita, pembaca, selalu hanya bisa pasrah dengan plot akhir si pengarang.Di surat penghabisan, ketika gadis manis Fatimah membezoek penjara dan tak bertemu Sarpin Danuasmara yang telah melarikan diri untuk angkat senjata beberapa hari sebelumnya tertulis pesan terakhir pria sentimentil itu, Aku harap engkau berjuang baik baik untuk tanah airmu Dan aku sendiri, Fatimahku, aku sendiri harus mati Kemudian, dalam desas desus berita kematian membela Republik, Sarpin Danuasmara diam diam mengendap di balik sendat kemerdekaan dan malam.


  2. says:

    Soedah pernah batja tjetakan jang lama poenja bokap terbitan th 50 an 51 of 55 kerna halaman2 bagian depannja sudah banjak jang hilang, jang bahasanja masih soelit sekali dipahami, dus Ik tidak menjimak dengan bajik, dus Ik harus batja lagi dalam bahasa Indonesia yang sudah disempoernakan.


  3. says:

    Membaca karangan kakek pram memang selalu memberikan kesan mendalam bagi saya sama halnya seperti tetralogi buru yang saya baca beberapa tahun yang lalu, mereka yang dilumpuhkan juga menyajikan narasi yang tiada duanya membaca novel ini, tak ubahnya seperti kita berada di dalam kisahnya itu sendiri mengikuti alur suka dan duka, melewati batas batas serta kecamuk perasaan si pengarang mereka yang dilumpuhkan seperti sebuah memoar meski antara fiksi dan kenyataan di dalamnya muncul tanpa batas yang jelas mereka yang dilumpuhkan, mengingatkan kita akan kisah masa silam, bahwa kebebasan bangsa ini tak lepas dari perjuangan yang begitu pedih, yang tak jarang dibumbui dengan intrik saling menjatuhkan sesama bangsa sendiri membaca mereka yang dilumpuhkan seperti melihat kondisi kekinian di negeri ini dimana pengkhianat bangsa bertebaran dimana mana mereka menjadi mata mata bagi orang asing menjadi kaki tangan kepentingan orang lain lantas lupa dan abai atas kepentingan saudaranya sendiri membaca mereka yang dilumpukan, adalah bercermin diatas kenyataan dalam kehidupan.


  4. says:

    Amazing.


  5. says:

    Sebuah buku yang menceritakan tentang keseharian para tawanan Penjara Bukit Duri Kelihatannya tujuan dari buku ini untuk membuat pembaca merasakan sendiri pengalaman hidup tertawan dalam penjara dengan tidak tahu kapan akan dibebaskan Perasaan bosan saya rasakan ketika membaca buku ini karena isi kehidupan dalam penjara memang tidak semenarik dunia luar Dalam kebosanan yang paling bosan ini, masihlah ditemukan kepiawaian Pram dalam menghadirkan hiburan kelas kakap kepada pembacanya melalui berupa surat surat peninggalan Sarpin Danuasmara yang cukup eksentrik dan tragis itu Hingga akhirnya, tanpa sadar saya pun ikut merasa lega ketika para tawanan akhirnya dibebaskan di akhir cerita buku ini.


  6. says:

    Di Blok M harganya mencapai 200ribu Yaampuun buku ini mahal sekali Sebegitu mengesankannyakah engkau wahai Mas Pram Puji Tuhan Indonesia memilikinya Alhamdulillah.Perkembangan baru dari saya, buku ini dijual Fanda VIXXIO dengan hanya seharga Rp38.000,00 Sungguh murah, kawan Dan sayalah yang memesannya Xixixixi DSekarang saya tinggal menunggu pesanan itu datang Phew. uncang uncang kaki di kursi goyang.


  7. says:

    Buku ini menceritakan orang orang Republik, tentara Knil dan tentara KL yang ditawan ditahan di penjara Bukit Duri Berada dalam penjara selama 2 3 tahun tentu bosan rasanya, dan Pramoedya berhasil membuat kita seolah lah berada dalam penjara karena saya dibuat bosan setengah mati membacanya, apalagi bagian tulisan di surat surat yang ditulis Sarpin Danuasmara.Namun demikian dalam buku ini Pramoedya all out dalam menelurkan keindahan bahasa dan kiasan2 nya.


  8. says:

    Hal.290, Surat Sarpin Danuasmara tentang kekasihnya Fatimah, Penjara Bukit Duri tgl 1 1 1948 Jarang orang mau mengakui, kesederhanaan adalah kekayaan yang terbesar di dunia ini suatu karunia alam Dan yang terpenting diatas segala galanya ialah keberaniannya Kesederhaan adalah kejujuran, dan keberanian adalah ketulusan.


  9. says:

    just about sums up the protagonists in all prams books the central theme in his career beware of overpriced second hand hasta mitra edition there are plenty of them out there like at aksara though someone like samudra books will tell u otherwise rob u blind


  10. says:

    our peopleso miserable then and nowneither prison nor jail could colonize your soul..


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *